???????????????????????????????

Partisipasi Masyarakat Kunci Keberlanjutan PAUD

Sumbawa Besar, SumbawaRaya.com – Keberadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sumbawa mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Sejak digagasnya pendidikan anak usia dini beberapa tahun lalu hingga kini terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Bahkan perkembangannya hampir merata di seluruh desa. Terlebih lagi sekarang pemerintah daerah melakukan pola pendidikan secara terintegrasi antara PAUD dengan sejumlah program lain seperti program keluarga berencana, Posyandu dan PKK. Pola pendidikan terintegrasi di Kabupaten Sumbawa ini telah melahirkan konsep pendidikan kolaborasi yang sangat baik, yang dinamakan Posyandu PAUD dan Bina Keluarga Balita (POSPA-BKB).

Menurut Tim Ahli, Regional Manager Consultan (RMC) Kabupaten Sumbawa, Drs Jianto, perkembangan PAUD yang sangat baik ini perlu terus ditindaklanjuti agar kedepan menjadi lebih baik. Tentunya tidak menjadi tanggung jawab dan peran pemerintah semata, namun yang paling penting adalah partisipasi masyarakat.
“PAUD diharapkan dapat mandiri dengan adanya swadaya dari masyarakat,” ujarnya.

Swadaya masyarakat ini dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, di antaranya konstribusi berupa iuran dana secara sukarela, atau dukungan pengadaan alat-alat bermain dan ikut serta dalam perbaikan atau pembangunan fasilitas PAUD. “Partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan PAUD sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program ini,” katanya. Selain itu, Jianto berharap ada keterlibatan pengusaha di desa tempat TPK PAUD berada, misalnya menjadi donatur tetap.

Poto Jianto dan PAUD Sumbawa_2Dengan partisipasi dan dukungan sukarela dari masyarakat ini, hajat mendirikan PAUD dalam rangka mempersiapkan anak didik masuk ke jenjang pendidikan berikutnya, akan tercapai. “Memang saat ini masyarakat sudah terlibat, tapi perlu terus ditingkatkan. Jangan sampai anak usia 0 hingga 6 tahun tidak dapat mengenyam pendidikan, padahal usia ini merupakan usia emas bagi pertumbungan kecerdasan anak,” jelasnya.

Harapan yang sama disampaikan Bunda PAUD, Hj Rahma Jamaluddin Malik, yang mengharapkan adanya partisipasi masyarakat terutama pejabat dalam memberikan konstribusi terhadap PAUD di wilayahnya masing-masing.

“Kalau pejabat pulang kampung, sisihkan sedikit penghasilannya membantu kemajuan PAUD di daerah asalnya,” ujar Hj Rahmah mengingatkan.

Leave a Reply